MASA PSBB"STAY AT HOME"
MASA PSBB"STAY AT HOME"
Tulisan ini diambil dari laporan CNN tentang pemeliharaan mata selama "stay at home".
Masa PSBB, "Stay at Home", bisa menimbulkan "Kerusakan Mata".
Karena lama tinggal di rumah dan tidak ada kegiatan rutin, kantor, sekolah dan kegiatan2 lainnya, maka kita akan sering lihat Smart Phone, atau komputer, laptop atau PC.. Menurut study, rata2 mata kita menatap screen sekitar 13 jam per hari..
Yang langsung terasa sesudah lama menatap HP atau laptop adalah mata kita terasa "blurr", kabur, kadang2 melihat dua garis, dua bayangan berdekatan. Mata terasa tidak tajam dan fokus.. kalau kita istirahat, cukup kama, baru mata terasa normal kembali.. Akademi Ahli Mata Amerika menamakan gejala mata ini *"digital vision syndrom"*
Rekomendasi yang disarankan dokter2 ahli mata Moorfield Eye Hospital Amerika adalah teknik 20-20-20. Tiap 20 menit istirahatkan mata, lihat jauh kedepan minimal sejauh 20 feet (6M), selama 20 detik.
Bagi orang berusia "upper 30", dimana otot lensa mata sudah mulai lemah, lama konsentrasi lihat jarak dekat membuat otot lensa matanya jadi "capek", lelah, usahakan lihat screen dengan memakai kacamata baca..
Kadang2 mata terasa perih, tandanya mata menjadi kering. Sering2 mengedipkan mata. Dengan lama menatap HP, atau screen kita lupa mengedipkan mata. Maka sering2 mengedipkan mata, dan tutup mata agak lama supaya mata basah kembali.. Kalau air mata sudah berkurang, perlu pakai tambahan obat tetes (air) mata..
Disamping itu kelamaan lihat HP dan Screen komputer, ada efek "blue light", atau cayaha "siang hari". Cahaya ini mempengaruhi "jam tubuh" (body clock), menganggap hari masih siang, maka kalau malam, kita jadi susah tidur.
Sebaiknya waktu malam HP atau screen pakai "night mode", dasar screen jadi gelap, tulisannya putih..
Khusus anak2, kalau hari baik dan cerah, supaya sering2 bermain di luar, lihat alam bebas.. Supaya mata mereka juga terbiasa lihat alam jauh dengan kombinasi warna alam segar.
Komentar
Posting Komentar