Teman Sekelas

Masa SMA penuh gairah dan berbunga-bunga.
Perjumpaan dengan teman baru begitu bersahabatnya.
Pagi yang segar penuh ceria.  Mengejar asa yang indah kurasa.
Rasanya aku semangat bangun di pagi hari.
Di sekolah sahabat menyapaku selamat pagi.
Dan aku bisa mendengar tawa canda mereka lagi.
Sepi rasanya bila sehari saja aku tidak pergi.
Bagaimana aku bisa menemukan pagi lagi.
Jika malam anganku mengembara karena mereka tidak ada di sini.
Bagaimana aku bisa melihat kalian lagi.
Bila tak sekolah karena terlambat bangun pagi.
Takperlu kusebut namamu sahabat.
Karena di hati ini kalian tertambat.
Ucap terima kasih kau telah mewarnai hidupku
Yang takkan terlupakan sepanjang waktu.
Kan kutulis ulang kisah persahabatan ini dalam lembar-lembar memori.
Menggunakan syair-syair yang menawan hati.
Agar kelak dapat kubuka kembali.
Kisah persahabatan teman sekelas tak pernah berhenti.
 Dulu kita saling canda tawa dan saling mencela dalam canda.
 Apa lagi kalau ibu guru dan bapak guru memberikan tugas tambahan atau yang disebut
pekerjaan rumah pasti kerja bareng. Masa itu takan ku lupa sampai sekarang.
Dalam masa SMA masa penuh dekat suka cita tidak terlalu memikirkan apa apa.
yang kita pikirkan hanya belajar bermain dan ikut kegiatan sekolah.
Waktu SMA aku mengikuti kegiatan exstra kulikuler dram Band.
Sahabatku beempat yang ikut dram Band hanya dua orang aku sebut saja nia dan sahabat ku
Ane. Tiap 17 agustus pastikan kami ikut ke lapangan untuk mengikuti kegiatan dan.
Meramaikan 17 agustusan perwakilan dari SMA.
SMA berlalu selam setelah 3 tahu berurutan turut kami masih terus bersahabat walau beda
 kuliah aku nia ke Amik Bandung, Ane ke winayah mukti di jurusan teknik lingkunga, nina ke STIE
 Bandung jurusan ekonomi dan yang terakhir leni ke STIE  juga jurusan administrasi. Sambil kuliah Ane dan nia selalu bareng  walau beda kampus kadang ketemu dirumah Ane atau dirumah nia sendiri. Alhamdulilah semua lulus dengan baik.
 Kisah lucu bareng Ane ketika kami jalan jalan bertemu dengan teman yang memperkenalkan kami berdua dia mahasiswa APDN yang sekarang IPDN.  Sampai kami menjadi teman dekat sekali, sebut saja namanya untuk yang kenalan sama Ane namanya dani yang kami sebut kakak dani dan kenalan Nia yang bernama efrizon marzuki. Kisah Ane tidak sama lama dengan kakak sani. Tapi kisah nia cukup lama sekali sampai abang sebutan efrizon  lulus dari IPDN dan sampai abang ditempatkan di Aceh. 1 sampai 6 bulan kami bisa kontak tapi kesini nya Los kontak juga sama abang sampai aku lulus s1 bari datang dari aceh untuk menemui nia dan lanjut kuliah lagi di IP Depok mungkin buka jodoh kami. Tidak. Bersatu tapi walau kami tidak jodoh sampai sekarang terus bisa komunikasi walau abang sudah menjadi pejabat dipemda Riau dan sampai abang meneruskan s3 menjadi gelar dokter pun kami, Masih bisa komunikasi dengan baik. Namun sangat disayangkan kami sudah punya pasangan masing masing perteman baik dengannya hanya sebatas teman bukan apa- apa.
SMA belalu, kuliah pun selesai setelah itu Los kontak karena mempunyai pasangan masing
masing dan menikah kami tidak ada,  Kontak lagi entah dimana mereka. Tapi pas aku sudah
punya anak satu ketemu. Lagi sama teman ku yang bernama Ane, karena mamanya suka jahit
baju makanya aku masih berkomunikasi denganya.   Pas anakku yang besar sudah besar
sekitar 7 tahunnya aku los kontak lagi sama Ane.
Sampai sekarang mendengar bawa sahabat
kami tercinta yang selalu ceria itu sudah
dipanggil tuhan. Kami merasa sedih. Nah sejak
 saat itu sampai sekarang kami asalnya berempat
jadi bertiga terus menjalin komunikasi menjadi
keluarga dengan jalinan whatsapp, Facebook.
Instragram kami terus kontak dan menyambung
silaturahmi sampai sekarang.
By nia Kania dewi kenangan yang tak terlupakan

Komentar