COVID Dalam situasi perang, tidak ada yang meminta siapa pun untuk tinggal di dalam rumah. Anda memilih untuk diam di rumah. Bahkan, jika Anda memiliki ruang bawah tanah, Anda bersembunyi di sana selama pertempuran terus berlanjut. Semasa perang, Anda tidak memaksakan kebebasan Anda. Anda rela menyerahkannya sebagai imbalan untuk bertahan hidup. Selama perang, Anda tidak mengeluh kelaparan. Anda menahan lapar dan berdoa agar Anda bisa hidup untuk makan lagi. Selama perang, Anda tidak berdebat tentang membuka bisnis Anda. Anda menutup toko Anda (itupun kalau cukup waktu), dan lari untuk menyelamatkan hidup Anda. Anda berdoa untuk hidup lebih lama hingga perang usai sehingga Anda dapat kembali ke bisnis Anda (itupun jika belum dijarah atau dihancurkan oleh tembakan mortir). Semasa perang, Anda bersyukur kepada Tuhan karena diberikan kesempatan hidup di dunia ini. Selama perang, Anda tidak khawatir anak-anak Anda tidak bersekolah. Anda berdoa agar pemerintah tidak memaksa merek...
Komentar
Posting Komentar