GURU HARUS SIAP MENERIMA PERUBAHAN
Guru sudah harus siap menerima perubahan
Ims. Onnocenter.or. Id.
Menarik sekali apa yang disampaikan pak Onno W Purbo. Beliau pakar informatika Indonesia.
Apa yang disampaikannya membuat guru harus mampu menerima perubahan. Terutama guru TIK yang harus menguatkan logika berpikir anak dengan computational thinking.
Zaman sekarang teknologi terus berubah. Guru harus bersahabat dengan teknologi. Guru harus berani mencoba teknologi baru.
Teknologi memang tidak bisa menggantikan posisi guru. Namun guru yang tidak menguasai teknologi akan tertinggal.
Itulah mengapa guru harus belajar sepanjang hayat. Siap menerima perubahan dan beradaptasi dengan perubahan.
Guru harus keluar dari posisi nyamannya untuk belajar hal hal baru.
Saya dan kawan kawan diberikan banyak file tentang computational thinking dalam satu folder. Kami menyalinnya dalam satu folder ke laptop. Bagus bagus materinya dan membuat saya tak sabar untuk segera membaca dan mencobanya.
Pagi ini saya mencoba mengulang kembali apa yang disampaikan pak Onno semalam. Begitu banyak ilmu baru yg belum disampaikan kepada siswa. Semoga bisa saya ajarkan kepada siswa.
Guru Blogger Indonesia Bloghttp://wijayalabs.com
Mari menumbuhkan berpikir kritis dalam pembelajaran informatika di sekolah
# Ke-2, Review Naskah Akademik Informatika, Puskurbuk Kemendikbud. ASTON Bekasi Hotel & Conference Center
Satu yang akan selalu ada dari sejak bumi di ciptakan sampai nanti kiamat adalah : Perubahan. Jika kita tidak berubah atau bergerak maju, tak ubahnya naik eskalator turun untuk bisa ke atas. Satu langkah bergerak maju hanya akan kembali ke posisi semula. Kita perlu melompat atau berlari untuk bisa sampai atas. Sulit memang. Tapi itu sebuah keniscayaan. Pilihannya adalah ikut berubah atau berdiam diri dan tertinggal. Jika mau ikut berubah kata kuncinya adalah belajar. Guru yang berhenti belajar harusnya berhenti mengajar. Demikian kata Pak Komarudin Hidayat.


hebat semangat
BalasHapusSelalu semangat kita didampingi sama para ahli dan pakar ya
Hapus